MENJADI Taruna Akpol sudah menjadi cita-cita Evan sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Hal itu pun sering diceritakannya kepada sang ayah Andi Abdullah.
Karena sering mendengar mimpi anaknya itu, Andi Abdullah pun terus memberikan support, meski ketika sendirian, ia tak begitu yakin mampu membantu cita-cita anaknya itu dengan kondisi ekonomi yang serba kekurangan.
Abdullah sadar, dirinya hanya seorang buruh bangunan. Sementara sang Yun Mapaliey hanyalah seorang ibu rumah tangga. Mereka tinggal di rumah sederhana di Kelurahan Hutuo, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Meski hidup kekurangan, namun anak mereka Evan ditunjang kecerdasan yang baik, serta tubuhnya cukup proporsional. Selama menjalani sekolah, Evan selalu mendapatkan rangking di kelas.
Evan mengikuti seleksi demi seleksi dimana awalnya peserta casis untuk Akpol berjumlah l6 orang dan dilakukan seleksi menyisahkan l0 orang yang terdiri atas 8 putra dan 2 putri setelah itu seleksi selanjutnya tinggal menyisahkan enam orang dan terakhir tinggal menyisahkan 4 orang yang siap diutus mewakili Polda Gorontalo ke pusat.

Komentar
Posting Komentar