Langsung ke konten utama

Postingan

CASIS TNI AU

  Memiliki garis keturunan berpangkat di jajaran militer belum tentu membuat seseorang menjadi mudah masuk   TNI . Hal ini yang juga dialami Sermaturar Nugra Pussaka, yang baru saja lulus dan resmi menjadi Perwira Remaja 2020. Sejak usia 10 tahun, dia harus kehilangan kedua orangtuanya untuk selamanya karena dipanggil yang kuasa. Bersama sang kakak, keduanya bangkit dari keterpurukan. Berusaha menggapai cita-cita masing-masing.
Postingan terbaru

CASIS TNI AL

Air mata jatuh dari sudut mata Irwanda Wicaksono saat dihampiri orang tuanya di Istana Merdeka, Jakarta. Irwanda tak kuasa menahan haru saat resmi diambil sumpah menjadi perwira TNI Angkatan Laut (AL). Irwanda, yang tampak mengenakan seragam khas TNI AL berwarna putih, langsung sujud ke tanah, mencium kaki ayahnya seusai pengambilan sumpah dan pelantikan dirinya menjadi perwira TNI AL oleh Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) di lapangan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (19/7/2018). Dia lantas memeluk erat tubuh ayah dan ibunya sambil menitikkan air mata.

CASIS AKPOL

  MENJADI Taruna Akpol sudah menjadi cita-cita Evan sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Hal itu pun sering diceritakannya kepada sang ayah Andi Abdullah. Karena sering mendengar mimpi anaknya itu, Andi Abdullah pun terus memberikan support, meski ketika sendirian, ia tak begitu yakin mampu membantu cita-cita anaknya itu dengan kondisi ekonomi yang serba kekurangan. Abdullah sadar, dirinya hanya seorang buruh bangunan. Sementara sang Yun Mapaliey hanyalah seorang ibu rumah tangga. Mereka tinggal di rumah sederhana di Kelurahan Hutuo, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Meski hidup kekurangan, namun anak mereka Evan ditunjang kecerdasan yang baik, serta tubuhnya cukup proporsional. Selama menjalani sekolah, Evan selalu mendapatkan rangking di kelas. Evan mengikuti seleksi demi seleksi dimana awalnya peserta casis untuk Akpol berjumlah l6 orang dan dilakukan seleksi menyisahkan l0 orang yang terdiri atas 8 putra dan 2 putri setelah itu seleksi selanjutnya tinggal menyisahka...

CASIS BINTARA POlRI

  Saat ditemui disela waktu senggang pendidikannya, Romdhani yang baru saja hitungan hari menjalani pendidikan di SPN Mandalawangi, tak kuasa menahan rasa harunya bahwa dirinya bisa menempuh tahap proses seleksi awal penerimaan tersebut, hingga saat ini   mengikuti pendidikan dan pembentukan Bintara (Diktubba) Polri, meski dirinya hanya sebagai anak buruh tani yang penghasilannya kurang mencukupi. “Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT, dengan tekad kuat dan perjuangan yang besar yang ada pada diri saya, akhirnya saya saat ini dapat menempuh pendidikan Calon Bintara di SPN Mandalawangi ini. Meski, ini adalah percobaan mendaftar saya yang ketiga kalinya, sebelunya ditahun 2016 gagal, kemudian mencoba lagi ditahun 2017, ditahun 2018 saya tidak mendaftar karena diterima bekerja di MOS dan di tahun 2019 ini saya kembali mendaftar dan alhamdulillah diterima,” ungkap Romdhoni, Kamis (8/8/2019). Romdhani yang merupakan anak kedua dari enam bersaudara ini menambahkan, bahwa dibalik t...

Perjuangan Casis

Lulus menjadi prajurit TNI setelah sempat mengalami lima kali kegagalan, tentu saja membuat Prada Aris Ardianto (20) dan kedua orangtuanya bangga Muslih (51) dan Suratinah (58) yang merupakan orangtua Prada Aris Ardianto, tak pernah menyangka anak laki-lakinya berhasil lolos menjadi prajurit TNI. dari Tribun Pontianak dalam artikel 'Lulus Setelah Lima Kali Gagal, Prada Aris Ardianto : Bertekad Hajikan Kedua Orangtua', Prada Aris Ardianto terlatih memiliki semangat juang yang tinggi ini sempat gagal lima kali untuk menjadi abdi negara. Anak kedua dari pasangan Muslih dan Suratinah ini menceritakan langkah demi langkah perjalananya hingga bisa menjadi prajurit TNI